Contoh Bagian-Bagian Puisi Beserta Majas dan Keterangan

Menjemput Impian (Judul)
Bait 1:

Titik di antara kenyataan (antonomasia)
Insan kecil dengan segudang mimpi (alegori)
Di bandar kecil ini (Pars pro toto)
Mulutku buta (sinestesia)
Mataku membisu (sinestesia)
Telingaku mengatup (sinestesia)
Besar rekaku tik mencapai harap (alegori)

Bait 2:

Kabut dan sesat mencapai dasar (Hiperbola dan Perifrase)
Terikat oleh melodi rintih (Personifikasi)    
Bayangku mencekan (alegori)
Tersadar di antar bayangku (alegori)

Keterangan:

Antonomasia adalah sebuah majas perbandingan yang menyebutkan sesuatu bukan dengan nama asli dari benda tersebut, melainkan dari salah satu sifat benda tersebut.Penggunaan sifat sebagai nama diri atau nama diri lain sebagai nama jenis.

Alegori adalah majas yang menjelaskan maksud tanpa secara harafiah. Umumnya alegori merujuk kepada penggunaan retorika, namun alegori tidak harus ditunjukkan melalui bahasa, misalnya alegori dalam lukisan atau pahatan

Hiperbola adalah gaya bahasa yang menyatakan sesuatu secara berlebihan. Lawannya antara lain meiosis dan litotes.

Pars pro toto adalah sebuah majas yang digunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.

Personifikasi adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia. Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia pada benda mati.

Sinestesia adalah metafora berupa ungkapan yang berhubungan dengan suatu indera untuk dikenakan pada indera lain.

Perifrasa adalah majas yang berupa pengungkapan yang panjang sebagai pengganti pengungkapan yang lebih pendek , atau, dengan kata lain, suatu frasa panjang menggantikan frasa yang lebih pendek. Frasa atau kata yang digantikan tersebut dapat berupa nama tempat, nama benda, atau nama sifat.



Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Karakteristik Negara Maju Dan Negara Berkembang (Materi Bab 1 Kelas 9)