Physics Is Everywhere:Teropong/Teleskop(Materi Fisika Kelas 8 SMP)

A.PENGERTIAN
Teropong

Teropong digunakan untuk mengamati benda-benda yang letaknya jauh.


Teropong dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

1.Teropong Bias
-Teropong bias terdiri dari susunan beberapa lensa,contoh teropong bias:
a.Teropong bintang :teropong yang digunakan untuk mengamati benda-benda langit
b.Teropong bumi    :teropong yang digunakan untuk mengamati benda yang ada di permukaan bumi
2.Teropong Pantul
-Teropong pantul terdiri dari susunan lensa dan cermin(2 lensa cembung dan 1 lensa pembalik/prisma pembalik)

B.CARA KERJA TEROPONG


A.Teropong Bias

Cara Kerja Teropong Bias
Sinar datang dan ditangkap melalui lensa objektif lalu diteruskan lagi ke lensa okuler dan akhirnya sampai ke mata kita.


 Bayangan yang dihasilkan ialah maya,terbalik,diperkecil




B.Teropong Pantul



Cara Kerja Teropong Pantul
Sinar datang dan ditangkap melalui lensa objektif,hasil dari bayangan yang masuk lalu dibalik oleh lensa pembalik yang berada diantara lensa objektif dan lensa okuler,lalu bayanagn diteruskan lagi ke lensa okuler dan sampai ke mata

Bayangan yang dihasilkan ialah  maya,tegak,diperkecil



C.MANFAAT TEROPONG


Teropong aslinya digunakan untuk mengamati benda-benda yang sangat jauh sebagaimana contoh:bintang,burung,dll.Pada zaman perang dulu,teropong digunakan untuk mengetahui keberadaan musuh dikejauhan.Lalu teleskop/teropong juga digunakan oleh astronom untuk mengamati benda langut.Dan adalagi,teropong digunakan untuk memburu burung oleh para pemburu.Dan masih banyak lagi manfaat dari teropong/teleskop.


D.SEJARAH



Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia "lebih tajam" dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang.
Karena teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam, ia bisa melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari. Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, satelitSaturnus, yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter.
Perkembangan teleskop juga diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler Dan puncaknya, Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi6- Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya.


Comments

Popular posts from this blog

Karakteristik Negara Maju Dan Negara Berkembang (Materi Bab 1 Kelas 9)

Contoh Bagian-Bagian Puisi Beserta Majas dan Keterangan